Home / Uncategorized / Difabel Beraksi Di “Mbatik On The Street”

Difabel Beraksi Di “Mbatik On The Street”

Acara “Mbatik On The Street”yang digagas oleh komunitas Karanganyar Cerdas ini merupakan kegiatan yang kedua setelah kegiatan pada tahun 2016 dinyatakan berhasil. Dan untuk mengulangi keberhasilan tahun kemarin maka tahun ini diselenggarakan lagi acara “Mbatik On The Street” dengan target peserta 300 peserta  terdiri dari akademisi, pelajar ,masyarakat dan difabel yang pada tahun ini mulai dilibatkan.

“Mbatik On The Street” tahap ke-2 dilaksanakan pada hari Minggu tanggal 8 Oktober tempat di depan Perpusda Kabupaten Karanganyar yang merupakan sekretariatan dari Komunitas Karanganyar Cerdas juga pada saat Car Free Day ( CFD ) karena untuk menarik masyarakat pada umumnya agar ikut serta membatik pada acara tersebut. Difabel sendiri untuk tahun ini mulai terlibat karena dorongan dari pendamping difabel Kabupaten Karanganyar yang menemukan banyak potensi difabel yang bisa membatik di Kabupaten Karanganyar. Difabel yang terlibat dalam acara ini ada 3 orang yaitu Sumiyem, Surati dan Lestari, yang dirasa masih kurang cukup untuk mewakili dari sekian peserta yang mengikuti acara tersebut.

Sumiyem yang sudah lama mengenal batik, didaulat sebagai instruktur “Mbatik On The Street” karena rata-rata kaum awam yang tidak paham betul bagaimana cara membuat batik baik itu membatik dengan canting maupun membatik dengan cara dilukis. Karena keahliannya dalam dunia batik-membatik, Sumiyem mulai mejelaskan satu persatu cara dan bagaimana membatik yang benar.  Ini bisa dijadikan ajang unjuk gigi dan suatu bentuk kampanye positif dimana difabel dilibatkan dan menjadi instruktur sekaligus sehingga masyarakat yang berada disekitar CFD bisa memahami difabel dan bentuk pengurangan  stigma difabel yang selama ini melekat pada difabel.

Check Also

Penyandang Difabel Di Ngawi Bakal Mendapatkan Perlindungan Hak Lebih Kuat

Perubahan paradigma mengenai penyandang disabilitas semakin menguat sejak pemerintah mengeluarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *