Home / Artikel / Kawan Baru

Kawan Baru

Kawan Baru

Pagi itu sekolah ramai ada classmeeting

Anak-anak berlarian memperebutkan sebuah bola

Tiba-tiba sorak-sorai berhenti

Sesosok anak di atas kursi roda datang melihat dari dekat

Ibunya berbincang dengan bapak kepala

Tak berapa lama, keluarlah mereka berdua

Melihat lingkungan sekolah

Tak ada jalan kursi roda menuju kelas

apalagi kamar mandi

Bisik-bisik percakapan, isakan mengiringi

Iwan, nama anak laki-laki itu

Dia batal bersekolah dan menjadi teman kami

Wajahnya mendadak murung

Dan meninggalkan kesan sedih

Kami pilu dan gundah

Kepada kepala sekolah, dua bulan kemudian

Kami serahkan uang tabungan yang kami kumpulkan

Dari uang jajan dan sumbangan orangtua

Sesungguhnya sekolah ini bukan hanya untuk kami

Tetapi juga kawan baru, Iwan.

Pemimpin, Dengar Suara Kami

Kaubilang pelindung rakyat semua

Tapi apa iya, benar adanya

Mal-mal kaubangun dengan sombongnya

Tapi fasilitas trotoar untuk kami, kapan aksesnya?

Kaubilang kaucukupi kebutuhan rakyat semua

Tapi benarkah pendidikan untuk semua

Sedang saudara kami ditolak bersekolah

Dengan alasan tidak mau terima siswa yang berbeda

Kaubilang kaurangkul kami dalam penghidupan

Pabrik-pabrik meraup laba dari pekerja, dan kami

Tanpa pendampingan dan pengembangan

Bangun ramp, beri akses ke semua pintu

Jangan jadikan inklusi hanya slogan semata

Check Also

Mengenal Busana Adaptif yang Memudahkan Penyandang Difabel

Beberapa bulan belakangan, label busana Tommy Hilfiger dan toko retail Asos jadi bahan berita karena …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *